Penanaman Mangrove Menggunakan Metode Bambu Sebagai APO&PH
Program pembangunan pemecah gelombang dan penanaman bibit mangrove dengan bantuan selongsong bambu dalam rangka pelaksanaan proyek rehabilitasi kawasan pesisir Pulau Bawean. Penanaman bibit Rhizophora dengan bantuan selongsong bambu untuk memperkuat dan melindungi batang bibit mangrove dari terjangan ombak. Penanaman mangrove dengan cara seperti ini, memang telah di gagas oleh tim KEHATI PT PJB UP Gresik dengan harapan mampu meminimalisir kematian bibit mangrove sehingga pertumbuhan bibit mangrove bisa berjalan lebih optimal. Selain itu, pemilihan bambu dan bukan pipa paralon dalam teknik penanaman ini, lebih ditujukan kepada pemberdayaan masyarakat agar masyarakat bisa merasa “memiliki” dan timbul kepeduliannya terhadap proyek rehabilitasi mangrove ini, karena bambu bisa dibeli dan diusahakan secara mandiri oleh masyarakat sekitar.